Senin, 10 November 2008

Tidak Biasa

Menikmati langit senja dengan satu bintang, hmm... masih terasa indah walaupun awan hitam berusaha menutupi cahayanya.
Sayup mengiringi Hingga Akhir Waktu-nya Nineball, semakin membuat pikiranku melayang jauh ke saat dimana rasa masih milik kita.

Aku benar-benar tidak ingin diganggu oleh apapun. Aku hanya ingin menikmati indahnya senja ini dan menikmati suasana hatiku yang entah mengapa masih terus mengingat kamu. Rasa yang begitu dahsyat. Apa, mengapa, slalu pertanyaan itu yang hinggap di kepalaku dan seperti biasa tidak pernah ada jawabannya dan aku hanya berusaha mengerti.

Aku berbahagia atas bahagiamu, aku berusaha. Rasa ini sudah melukaiku berkali-kali hingga rasa sakit itu sudah tidak bisa lagi aku rasakan. Aku tidak menangis karena yang ada hanya sebuah senyum. Sebuah senyum yang akan aku ingat dan akan aku dekap sampai aku menemukan rasa yang seharusnya pantas untuk memiliki.

Makasih tuk mu telah memberikan rasa ini, rasa yang tidak pernah aku lupakan. Karena kamu, aku bisa memahami arti sayang yang sesungguhnya. Memiliki bukan hal yang penting tapi bagaimana bisa memahami arti rasa, itu yang paling penting.

1 komentar:

inung halaman samping mengatakan...

Nice sunset, so touching blog article ;) keep posting ye